KONI Jatim Gelar Tes Fisik Penentuan Puslatda

Reporter : D1N
Dr Irmantara Subagio, M.Kes

SURABAYA, HNN - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur kembali menggelar tes fisik di Gedung KONI Jatim, Surabaya, mulai Senin (26/2). Ini merupakan tes fisik kedua setelah sebelumnya KONI Jatim melakukan tes fisik pertama pada awal Januari lalu.

Direktur Badan Pelaksana (Bapel) Puslatda KONI Jawa Timur, Dr Irmantara Subagio, M.Kes mengatakan, tes fisik kali ini adalah lanjutan dari tes fisik pertama. Diikuti oleh cabang olahraga (cabor) yang belum menjalani tes fisik pertama dan tes fisik ulang bagi atlet yang tidak memenuhi standar KONI pada tes pertama.

Baca juga: Survei Pertama Venue Porprov X Jatim 2027 Dimulai, KONI Jatim Cek Kesiapan Surabaya

"Kami ingin melihat perkembangan proses latihan selama satu bulan ini. Kami berharap ada peningkatan kualitas atlet dalam berlatih selama ini supaya kita bisa memastikan kondisi puslatda kita, apakah sesuai standar secara fisik," kata Ibag, sapaan akrab Irmantara Subagio.

Hasil tersebut, kata Ibag menjadi salah satu penilaian dalam penentuan atlet yang akan dimasukkan dalam Puslatda dan didaftarkan untuk mengikuti PON XXI 2024 Aceh - Sumatera Utara.

"Nanti, hasil tes ini kita koordinasikan dengan cabor kalau bagus mereka tinggal pemeliharaan yang belum kita akan berikan pendampingan," ujarnya.

Baca juga: Jatim Jadi Tulang Punggung Merah Putih di Asian Games 2026, 52 Atlet Siap Tempur di Aichi-Nagoya

Ia menegaskan, bahwa pada PON kali ini pihaknya memprioritaskan untuk memberangkatkan atlet peraih medali emas dan perak saat Babak Kualifikasi (BK) PON XXI 2024, sedangkan untuk peraih perunggu hanya yang berpotensi meraih hasil perak atau bahkan naik menjadi emas.

Pria yang juga Wakil Ketua II KONI Jatim itu mengatakan, Bapel Puslatda Jatim akan terus memantau progres perkembangan atlet Puslatda dalam tes empat pilar yakni fisik, kesehatan, gizi, dan psikologi yang akan digelar dua bulan sekali.

Baca juga: Muaythai Jatim Turunkan 87 Atlet, Koni Jatim Optimistis Kuasai IMC 2026

Selain itu, akan ada program penguatan berupa training camp maupun try out atau try in untuk mematangkan persiapan atlet. Sehingga, diharapkan dapat mempertahankan bahkan melebihi perolehan medali di PON Papua lalu.

Berdasarkan evaluasi, hasil Babak Kualifikasi atau Pra PON sepanjang tahun 2023, sekitar 700-an atlet Jatim peraih medali emas, perak dan perunggu di Babak Kualifikasi (BK) PON XXI 2024, ditambah pelatih sekitar 200 dan 45 mekanik bakal masuk dalam Puslatda Jatim 100/2024.(*)

Editor : D1N

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru