Surabaya, HNN - Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai tidak cukup jika hanya melalui pemberian akses permodalan saja. Peningkatan kemampuan pengelolaan usaha, sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, hingga sertifikasi halal turut menjadi perhatian Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam mendorong UMKM yang sedang berkembang.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ogi Yogaselaku selaku Area Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Surabaya Kota dalam Acara Business Coaching Pembiayaan pada Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026, pada hari Jum'at (25/09/2026) yang bertempat di Grand City Convention Exhibition Surabaya. Kegiatan tersebut mengangkat tema "Sinergi Peningkatan Pembiayaan Syariah untuk Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Regional Jawa"
Baca Juga: Dari Silicon Valley ke Indonesia: Apple, Talenta Digital, dan Peluang Investasi Baru
Ogi mengatakan BSI secara berkala mengadakan business coaching, pelatihan, dan edukasi bagi pelaku UMKM. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan akses permodalan, tetapi juga membangun kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan bisnisnya.
"Saya pikir penting sekali ya kita sering mengadakan acara-acara bisnis coaching, jadi BSI pun sering mengadakan training edukasi pelatihan kepada UMKM bukan hanya dari sisi permodalan, dari sisi kapabilitas mereka untuk bagaimana membangun usahanya" Ujar Ogi
Menurut Ogi, penguatan kapabilitas tersebut jugabmencakup sejumlah aspek yang dibutuhkan dalam pengembangan usaha.
Baca Juga: Food Indonesia 2026 Digelar di Surabaya, Dorong Peluang Ekspor UMKM
"Sisi finansial SDM, teknologi termasuk sertifikasi halal jadi memang kita membangun kapabilitas UMKM ini bukan dari segi permodalan saja" Lanjutnya
Ogi juga menambahkan bahwa penguatan UMKM secara lebih luas juga membutuhkan kegiatan yang mempertemukan dan melibatkan kelompok-kelompok UMKM secara berkelanjutan. Hal itu membuat BSI juga mendorong pelaksanaan berbagai kegiatan maupun expo yang melibatkan UMKM di Jawa Timur.
"Kalau untuk membangun masif lagi memang kita harus sering-sering mengadakan event atau expo dengan mayoritas dan kelompok-kelompok UMKM di Jawa Timur" Ujar Ogi.
Baca Juga: Hotel Dafam Pacific Caesar Bersama AWS Gelar Baking Class HJKS 2026, Antusias Peserta Tinggi
Upaya edukasi dan pengembangan UMKM yang dilakukan oleh BSI tersebut telah dilakukan di sejumlah wilayah. Ogi menyebutkan Surabaya menjadi salah satu wilayah yang cukup aktif, selain Jombang, Mojokerto, dan sejumlah wilayah Pantura. Menurutnya, kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan edukasi terkait peningkatan usaha UMKM di berbagai daerah.
(Mina, Ayu)
Editor : D1N